Kamis, 15 November 2018

Dampak Air Hujan Pada Cat Mobil

Mencuci mobil sudah menjadi rutinitas yang harus dilakukan agar kendaraan tetap awet dan terjaga kebersihannya, terutama saat musim hujan. Ada yang berpendapat bahwa kendaraan yang bersih juga berhubungan dengan aerodinamika yang sedikit lebih baik saat digunakan. (Baca juga: Penyebab Mobil Terasa Oleng )

Banyak pemilik mobil mengabaikan permukaan luar cat mobil yang pada akhirnya dapat menimbulkan kerusakan, menurunkan nilai dan harga jual keseluruhan mobil tersebut dalam waktu singkat. Tapi pada musim hujan juga orang lebih sering mencuci mobilnya dengan memanfaatkan air hujan. Memang ada dampak positif dan negatif air hujan terhadap cat mobil kita.

Dampak Air Hujan Pada Cat Mobil
Mencuci mobil saat hujan dengan air hujan

Memang mencuci mobil dengan air hujan lebih murah, tanpa mengeluarkan biaya dan tanpa harus pergi ke tempat cuci mobil. Air hujan memang memiliki manfaat tertentu untuk rambut dan tubuh manusia, tapi apakah air hujan juga bermanfaat untuk cat mobil Anda?
Baca juga: Dampak Buruk Jika Mobil Kehabisan Bensin

Dampak Positif Air Hujan Terhadap Cat Mobil

Bolehkah air hujan dipakai untuk mencuci mobil? Kenapa tidak, tentu saja bisa. Kekuatan air hujan yang turun dari langit ditambah angin yang bertiup kencang bisa bermanfaat untuk mencuci mobil. Namun, tentu saja kita tidak bisa hanya mengandalkan hujan yang turun saja untuk menghilangkan kotoran berat dari mobil. Jadi, jika kita ingin hasil maksimal maka lakukan hal berikut, saat hujan turun beri sampo di bagian body mobil dan cuci secara manual. Air hujan yang turun akan membilas mobil secara alami.

Jangan lupa gunakan produk pencuci mobil biodegradable yang baik yang bebas fosfat. Mulailah dengan menggosok bagian mobil yang kotor dengan spons, lalu biarkan hujan melakukan pembilasan.

Dampak Negatif Air Hujan Terhadap Cat Mobil

Jika Anda tinggal di daerah kabut asap tebal dan banyak polusi, hujan asam adalah salah satu fenomena yang sering terjadi. Di beberapa kota di Indonesia juga pernah terindikasi hujan asam seperti Jakarta, Bandung, Serpong, Kototabang, dan Maros. Sama seperti halnya hujan asam yang dapat merusak bumi, asam juga dapat merusak cat mobil Anda dari waktu ke waktu. Jika hujan yang turun adalah hujan asam dan mengenai mobil Anda, asam akan terkonsentrasi pada cat saat mengering. Kemudian aktif kembali setiap kali kendaraan menjadi basah, yang menyebabkan kerusakan cat mobil lebih lanjut.

Di daerah dengan polusi tinggi, cara terbaik adalah meminimalisir berkendara saat hujan. Jika Anda tinggal di daerah dengan polusi tinggi, bawa mobil Anda ke tempat cuci mobil ramah lingkungan saat waktunya dibersihkan. Inilah salah satu faktor yang menyebabkan perbedaan harga jual mobil di beberapa wilayah yang berbeda, selain faktor hujan asam dan polusi juga karena area yang rawan banjir.

Silahkan memberikan komentar, saran atau pertanyaan. Komentar Anda akan melalui proses moderasi oleh Admin.
EmoticonEmoticon