Rabu, 31 Oktober 2018

Dampak Buruk Jika Mobil Kehabisan Bensin

Pernahkah mobil Anda mengalami kehabisan bensin di tengah perjalanan atau hampir habis? Para ahli otomotif mengatakan kita harus menjaga tangki bensin setidaknya seperempat penuh setiap saat. Alasannya cukup jelas, yaitu untuk mencegah situasi yang tidak diinginkan di mana kita kehabisan bensin dan terlalu jauh dari POM terdekat. Tetapi tahukah Anda ada alasan yang juga sangat penting untuk mencegah mobil kita kehabisan bensin.

Dampak Buruk Jika Mobil Kehabisan Bensin
Indikator bahan bakar mobil

Mengendarai mobil dengan tangki kosong, atau bahkan mendekati batas bawah, dapat menyebabkan berbagai kondisi yang bisa menyebabkan kerusakan pada mobil Anda.

Saat bensin hampir habis dan kendaraan masih berjalan sebelum benar-benar berhenti, komponen mobil yang bernama catalytic converter yang merupakan bagian dari sistem pembuangan, dapat rusak karena kondisi ini.
Baca juga: Penyebab Mobil Terasa Oleng

Selain itu, akan muncul kerak dan puing-puing yang terjebak di pompa bahan bakar jika bensin di dalam tangki terlalu rendah. Itu karena setiap partikel kecil yang masuk ke tangki bensin mengendap di bagian bawah, dan cenderung terkumpul di dalam sampai mobil menyedot setiap bagian terakhir dari bahan bakar yang ada. Ketika pompa bahan bakar menyedot semua bensin karena akan habis, puing-puing di tangki akan ikut terbawa dan partikel-partikel ini bisa terjebak di dalam pompa atau di filter bahan bakar mobil Anda.

Dampak Buruk Jika Mobil Kehabisan Bensin
Catalytic Converter pada mobil

Pada mobil produksi lama sekitar tahun 1980-an dan yang lebih tua, tangki gas biasanya terbuat dari logam dan ketika sudah usang dan memburuk, endapan berbahaya dapat menumpuk di bagian bawah. Mobil baru memiliki tangki bahan bakar plastik, sehingga sedimen biasanya masuk ke dalam tangki dari bahan bakar yang terkontaminasi.

Selain masalah kerak, ada faktor lain yang menyebabkan mobil rusak karena kehabisan bensin. Di beberapa jenis mobil, pompa bahan bakar terletak di tangki bensin, dan gas bertindak seperti insulasi dan pelumas saat mengalir di sekitar pompa. Jika Anda terus-menerus menjalankan mobil dalam kondisi tangki bensin kosong, pompa bahan bakar bisa menjadi terlalu panas yang akan menyebabkannya sangat cepat aus.
Baca juga: Perbedaan Injeksi dan Karburator pada Mobil

Beberapa jenis mobil memiliki lampu indikator khusus yang menandakan kapasitas bensin yang tersisa, biasanya akan aktif ketika ada sekitar 7,5-11 liter bensin yang tersisa. Jenis kendaraan besar, seperti truk dan SUV, akan mengaktifkan indikator ketika ada sekitar 15 liter atau sekitar 1/16 tangki bensin tersisa.

Dampak Buruk Jika Mobil Kehabisan Bensin
Indikator cek bahan bakar dan mesin

Mobil yang lebih baru dengan teknologi terkini memiliki tampilan di dashboard yang menampilkan penghitungan perkiraan bensin atau jarak tempuh yang dapat dicapai dengan bensin yang tersisa saat ini. Tampilan ini cukup akurat, tetapi itu hanyalah perkiraan. Kondisi jalan dan faktor lingkungan lain dapat mempengaruhi keakuratan komponen ini.

Jadi dapat kita simpulkan bahwa mengemudi dengan kondisi bensin habis atau hampir habis berdampak buruk untuk mobil. Jika Anda pernah satu atau dua kali kehabisan bensin mungkin akibatnya belum terlihat. Namun lama-kelamaan akan mempengaruhi kinerja mobil Anda. Perhatikan indikator bahan bakar sebelum mengendarai mobil, lebih baik isi sebelum indikator menampilkan kapasitas tinggal seperempat tangki.

Jika dalam kondisi terdesak, Anda lupa mengisi bensin dan mobil mulai tidak stabil, ada beberapa hal yang harus Anda lakukan dengan segera. Pertama matikan AC atau pendingin untuk mengurangi tekanan mesin sehingga menghemat bahan bakar yang tersisa. Matikan audio/video dan cabut semua perangkat tambahan yang terhubung ke sistem mobil. Tutup semua kaca jendela mobil untuk meminimalisir gesekan angin hingga Anda mencapai POM bensin terdekat.

Silahkan memberikan komentar, saran atau pertanyaan. Komentar Anda akan melalui proses moderasi oleh Admin.
EmoticonEmoticon