Rabu, 12 September 2018

Tanda-Tanda Bayi Akan Lahir Prematur

Kelahiran bayi prematur merupakan kelahiran yang terjadi lebih dari tiga minggu sebelum perkiraan tanggal kelahiran bayi. Dengan kata lain, kelahiran prematur adalah kelahiran yang terjadi sebelum dimulainya minggu ke-37 masa kehamilan.

Bayi prematur, terutama yang lahir sangat awal, sering memiliki masalah medis yang rumit. Biasanya, komplikasi yang terjadi sangat bervariasi. Tetapi semakin dini bayi lahir, semakin tinggi risiko komplikasi.

Tanda-Tanda Bayi Akan Lahir Prematur
Tanda-Tanda Bayi Akan Lahir Prematur

Penyebab Bayi Lahir Prematur

Banyak hal berbeda dapat meningkatkan risiko persalinan bayi prematur. Beberapa diantaranya adalah:
  • Merokok
  • Badan ibu sangat gemuk atau sangat kurus sebelum hamil
  • Minum alkohol atau menggunakan obat terlarang selama kehamilan
  • Memiliki kondisi kesehatan khusus seperti tekanan darah tinggi, diabetes, gangguan pembekuan darah, atau infeksi
  • Hamil dengan bayi yang memiliki cacat lahir tertentu
  • Hamil dengan bayi dari fertilisasi in vitro (bayi tabung)
  • Hamil dengan bayi kembar
  • Keluarga atau riwayat pribadi dengan persalinan prematur
  • Masalah dengan rahim, leher rahim atau plasenta
  • Cedera fisik atau trauma
  • Hamil terlalu cepat setelah memiliki bayi (kurang dari enam bulan antara kehamilan)
Baca juga: Cara Mengecilkan Perut Buncit pada Wanita

Tanda dan Gejala Bayi Lahir Prematur

Untuk mencegah kelahiran bayi prematur, kita perlu mengetahui tanda-tanda dan gejala sebelum terjadi. Bertindak cepat dapat memberi kesempatan ibu mencegah kelahiran prematur. Hubungi bidan atau dokter segera jika mengalami hal-hal berikut ini:
  • Sakit punggung, yang biasanya terasa di punggung bawah. Rasa sakit ini mungkin konstan atau datang dan pergi, tetapi itu tidak akan mereda meskipun Anda mengubah posisi atau melakukan sesuatu yang lain agar lebih nyaman.
  • Kontraksi setiap 10 menit atau lebih sering
  • Kram di perut bagian bawah atau kram seperti menstruasi.
  • Cairan bocor dari vagina.
  • Gejala seperti flu seperti mual, muntah, atau diare. Hubungi dokter Anda meskipun kasus terasa ringan. Jika Anda tidak dapat mentoleransi cairan selama lebih dari 8 jam, Anda harus menemui dokter.
  • Meningkatnya tekanan di pelvis atau vagina Anda.
  • Meningkatnya keputihan.
  • Pendarahan vagina, termasuk pendarahan ringan.

Beberapa tanda di atas mungkin sulit dibedakan dari gejala-gejala kehamilan normal, seperti sakit punggung. Tetapi Anda tetap harus berhati-hati dengan mendatangi dokter spesialis.
Baca juga: Makanan yang Dilarang untuk Ibu Hamil

Cara Memeriksa Kontraksi Saat Kehamilan

Memeriksa kontraksi adalah cara utama untuk mengetahui persalinan dini. Ada beberapa ciri-ciri kontraksi yang menandakan kelahiran prematur. Berikut adalah cara memeriksa kontraksi yang wajib diketahui oleh ibu hamil:
  • Letakkan ujung jari di perut Anda.
  • Jika Anda merasakan rahim mengencang dan melunak, itu adalah kontraksi.
  • Atur waktu kontraksi Anda. Tulis waktu ketika kontraksi dimulai, dan catat waktu pada awal kontraksi berikutnya.
  • Cobalah untuk menghentikan kontraksi. Lemaskan kaki, ubah posisi Anda dan santai. Minum dua atau tiga gelas air.
  • Hubungi dokter atau bidan Anda jika Anda terus mengalami kontraksi setiap 10 menit atau lebih sering, gejala semakin buruk atau jika Anda mengalami nyeri yang parah dan tidak hilang.

Perlu diingat bahwa banyak wanita mengalami kontraksi persalinan palsu yang tidak berbahaya yang disebut kontraksi Braxton Hicks. Hal ini biasanya tidak menentu, dan berhenti ketika Anda bergerak atau beristirahat. Gejala ini bukan bagian dari persalinan. Jika Anda tidak yakin tentang jenis kontraksi yang Anda rasakan, tanyakan ke dokter kandungan Anda.

Gejalan dan tanda-tanda bayi lahir prematur di atas hanya bersifat informatif, untuk mendapatkan informasi yang sesuai dengan kondisi kehamilan, temui dokter atau bidan kehamilan Anda.

Silahkan memberikan komentar, saran atau pertanyaan. Komentar Anda akan melalui proses moderasi oleh Admin.
EmoticonEmoticon