Kamis, 27 September 2018

Cara Mengecilkan Perut Setelah Melahirkan

Setelah melahirkan, penting bagi seorang ibu untuk merawat diri sendiri dan makan makanan bergizi. Bagi banyak wanita, mengembalikan berat badan dan penampilan tibih yang sehat setelah kehamilan bisa menjadi perjuangan yang berat, terutama mengecilkan perut.


Namun, perlu diketahui bahwa penting untuk mengembalikan berat badan yang sehat setelah melahirkan, terutama jika Anda berencana untuk hamil lagi di masa depan. Untuk mengecilkan perut yang membesar setelah melahirkan ada beberapa cara yang bisa Anda coba, yaitu mengatur menu makanan dan olahraga.

Diet dan Gerakan Latihan Setelah Kehamilan

Jika Anda menyusui, makanan yang Anda makan akan membantu bayi Anda tumbuh kuat dan sehat. Kebiasaan makan yang baik dan olahraga yang tepat akan membantu Anda menurunkan berat badan setelah hamil dan melahirkan.

Gerakan dan olahraga yang Anda lakukan dapat membantu Anda untuk:

  • Menurunkan berat badan yang terkumpul selama kehamilan
  • Mengurangi sakit punggung, konstipasi, dan kembung
  • Membuat ibu lebih bersemangat dan memperbaiki postur tubuh
  • Membantu membangun kekuatan dan ketahanan otot
  • Membuat tidur yang lebih baik dan berkualitas

Cara Mengecilkan Perut Setelah Melahirkan
Gerakan untuk mengecilkan perut (mckesson.com)

Cara Mengecilkan Perut Setelah Melahirkan
Gerakan untuk mengecilkan perut (mckesson.com)

Waktu untuk Berolahraga Setelah Melahirkan

Jika Anda menjalani kehamilan yang sehat dan persalinan normal, Anda dapat mulai berolahraga segera setelah bayi lahir. Biasanya, aman untuk mulai berolahraga beberapa hari setelah melahirkan, atau segera setelah Anda merasa siap. Jika Anda melahirkan melalui proses sesar atau kondisi lain, tanyakan kepada dokter kandungan mengenai kondisi kesehatan Anda.
Baca juga: Teknik Relaksasi untuk Ibu Hamil

Setelah dokter atau praktisi kesehatan Anda mengatakan tidak apa-apa untuk mulai berolahraga, ada banyak cara untuk menjadi aktif.
Jalan kaki adalah cara yang bagus untuk berolahraga karena sangat sedikit tekanan pada tubuh Anda. Bayi juga mungkin akan menikmati perjalanan di kereta bayi. Cobalah berjalan cepat selama 20-30 menit setiap hari atau setidaknya 3 kali per minggu.

Selain itu, Anda juga bisa melakukan peregangan sederhana di rumah secara rutin. Gerakan-gerakan yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah antara lain Kegel.

Tips Makan Sehat

Makanlah berbagai makanan sehat setelah melahirkan. Cobalah untuk makan secara seimbang mulai dari karbohidrat, buah, sayuran, biji-bijian, makanan berprotein dan susu.
  • Minum banyak cairan. Tubuh ibu membutuhkan banyak cairan (sekitar 6-10 gelas per hari) terutama jika Anda menyusui bayi secara eksklusif. Minumlah air putih, susu, dan jus buah.
  • Makan makanan yang memiliki protein seperti susu, keju, yogurt, daging, ikan dan kacang-kacangan. Makanan kaya protein penting untuk membantu Anda pulih dari persalinan dan menjaga tubuh Anda tetap kuat. Jika Anda berusia di bawah 18 tahun, atau berat badan terlalu rendah sebelum hamil, Anda perlu makan lebih banyak protein.
  • Makan buah dan sayuran. Biasakan untuk mengkonsumsi buah dan sayuran setiap hari. Buah-buahan dan sayuran mengandung vitamin dan mineral yang membuat Anda tetap sehat. Kandungan serat membantu mencegah sembelit. Pastikan untuk mencuci buah dan sayuran dengan air bersih sebelum memakannya.
  • Menurunkan berat badan dengan aman. Konsultasi dengan dokter tentang diet dan menurunkan berat badan yang aman setelah bayi lahir. Menurunkan berat badan terlalu cepat dapat memengaruhi suplai ASI. Jangan minum pil diet karena mengandung obat berbahaya yang dapat diteruskan ke bayi melalui ASI.
  • Konsumsi vitamin prenatal. Jika Anda menyusui, sangat baik untuk terus mengkonsumsi vitamin pranatal yang biasanya sudah dirsepkan oleh dokter.
  • Hindari makanan cepat saji. Burger, soda, kue, donat, keripik kentang dan kentang goreng adalah termasuk dalam junkfood. Sesekali Anda bisa memakannya, tetapi jangan biarkan itu menjadi kebiasaan.

Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari saat Menyusui

Ada beberapa makanan dan zat lain yang dapat berbahaya bagi Anda dan bayi Anda jika Anda sedang menyusui. Hal ini juga dapat mempengaruhi kondisi tubuh ibu secara langsung. Berikut adalah makanan/minuman yang wajib dihindari oleh ibu hamil atau menyusui:
Baca juga: Makanan yang Dilarang untuk Ibu Hamil

  • Alkohol: Semua makanan dan minuman yang mengandung alkohol sangat berbahaya. Jika ibu mengkonsumsinya maka akan masuk ke bayi Anda melalui ASI dan dapat membahayakan otak dan perkembangan tubuhnya.
  • Kafein: Kafein adalah stimulan yang melewati ASI ke tubuh bayi dan dapat mempengaruhi pertumbuhan. Kafein ditemukan dalam teh, kopi, coklat, banyak minuman ringan dan obat-obatan yang dijual bebas.
  • Ikan dengan kandungan merkuri: Ikan todak, hiu, king mackerel, dan tilefish memiliki tingkat racun yang tinggi yang disebut merkuri. Merkuri berbahaya bagi otak bayi yang sedang tumbuh. Jika Anda makan tuna, tidak apa-apa selama tidak berlebihan dan pastikan untuk memilih tuna ringan.

Silahkan memberikan komentar, saran atau pertanyaan. Komentar Anda akan melalui proses moderasi oleh Admin.
EmoticonEmoticon