Selasa, 15 Mei 2018

Dampak Buruk Minum Kopi Bagi Kesehatan

Kopi sudah menjadi minuman jauh hari sejak awal Turki mundur dari Austria dan meninggalkan tanaman yang begitu pahit, yaitu kopi. Karena rasanya yang pahit mendorong masyarakat untuk menambah banyak susu dan gula, inilah awal mula terciptanya cappuccino pertama di dunia. Minuman ini dinamai demikian, dipercaya diambil dari biarawan yang membantu melawan Turki adalah para biarawan Capuchin.

Dampak Buruk Minum Kopi Bagi Kesehatan

Saat ini, kreasi kopi terasa lebih seperti pencuci mulut daripada sekadar minuman dalam cangkir. Ada kafe yang menyajikan sejenis frappuccino chip mint mocha yang dicampur dengan krim kocok cokelat, ada juga yang menawarkan coolattas vanilla bean, kopi dengan gula dan susu skim kental manis, dan masih banyak lagi varian kopi lainnya.

Baca juga: Dampak Positif dan Negatif Minum Kopi Setiap Hari

Kopi mengandung banyak zat, salah satunya zat adiktif. Meskipun demikian sudah terbukti bahwa kandungan kopi tidak mengakibatkan masalah kesehatan serius yang terkait dengan kafein seperti rasa gelisah, kecemasan, mulas, dan insomnia. Pengaruh terbesar sebenarnya adalah bahan lain yang ditambahkan pada kopi, terutama gula yang jelas-jelas tidak baik untuk kesehatan.

Bukan rahasia bahwa beberapa negara barat seperti Amerika memiliki masalah yang sedang berkembang yaitu obesitas dan diabetes pada masa remaja, dan minuman berkalori tinggi memperparah keadaan. Hal ini bisa saja merambah ke Indonesia dimana hampir semua kalangan suka meminum kopi yang idtambah dengan gula.

Selain menaikkan berat badan, kopi dapat menyebabkan mulut mengering, yang berkontribusi pada kerusakan gigi. Masalahnya diperparah oleh fakta bahwa asam tannic dalam kopi dapat menodai enamel gigi, membuat tampilan gigi yang kecokelatan dan tidak sehat.

Selain itu, kopi tidak hanya memengaruhi kesehatan di usia 20-an, ibu hamil juga diperingatkan untuk tidak mengonsumsi lebih dari dua cangkir sehari. Para peneliti menemukan bahwa wanita hamil yang minum lebih dari 200 mg kafein per hari (jumlah dalam dua cangkir kopi berukuran rata-rata) lebih mungkin melahirkan bayi dengan berat badan kurang. Berat lahir yang rendah juga dapat menyebabkan keguguran spontan, masalah kesehatan lain yang sebelumnya dikaitkan dengan kafein.

This Is The Newest Post

Silahkan memberikan komentar, saran atau pertanyaan. Komentar Anda akan melalui proses moderasi oleh Admin.
EmoticonEmoticon