Rabu, 25 April 2018

Inilah Cara Kerja dan Kelebihan Rem ABS

Inilah Cara Kerja dan Kelebihan Rem ABS
Bagi pengendara, menghentikan kendaraan dengan terburu-buru di jalan yang licin bisa sangat beresiko. Muncullah sistem pengereman dengan nama ABS (Anti-Lock Brakes System) yang sangat aman digunakan di jalan yang licin sekalipun.

Karena pengereman sangat penting bagi semua pengendara, kita perlu memahami bagaimana caka kerja rem terutama rem ABS. Rem ABS sudah banyak digunakan di mobil-mobil dan juga motor karena disinyalir rem yang paling aman.

Sistem Rem ABS
Secara teori di balik rem ABS cukup sederhana. Rem ABS menjaga roda agar tidak tergelincir saat Anda melambat. Rem ABS juga memberikan keuntungan lain yaitu kendaraan akan berhenti lebih cepat dan pengendara dapat mengendalikan kendaraan dengan mudah saat berhenti.

Ada empat komponen utama pada sistem rem ABS:

Sensor Kecepatan
Sistem pengereman ABS memerlukan informasi untuk mengetahui kapan roda akan terkunci. Sensor kecepatan, yang terletak di setiap roda atau dalam beberapa kasus di diferensial, memberikan informasi ini. Sensor akan membaca kerakan roda dan mendeteksi kapan roda akan terkunci.

Katup
Ada katup di garis rem dari setiap rem yang dikendalikan oleh ABS. Pada beberapa sistem, katup memiliki tiga posisi:
Posisi satu, katup terbuka. Tekanan dari silinder master dilewatkan sampai ke rem.
Posisi dua, katup memblokir garis, mengisolasi rem dari master silinder. Hal ini akan mencegah tekanan lebih lanjut jika pengemudi mendorong pedal rem lebih keras.
Posisi tiga, katup melepaskan sebagian tekanan dari rem.

Pompa
Karena katup mampu melepaskan tekanan dari rem, harus ada cara untuk mengembalikan tekanan itu. Itulah fungsi dari pompa, ketika katup mengurangi tekanan dalam satu garis, pompa bersiap untuk memberikan kembali tekanan yang hilang.

Kontroler
Kontroler adalah sistem komputer di dalam mobil. Kontroler ini bertugas mengawasi sensor kecepatan dan mengontrol katup.

Cara Kerja Rem ABS
Inilah Cara Kerja dan Kelebihan Rem ABS
Bagian-bagian rem ABS (cartrade.com)

Ada banyak variasi dan algoritma kontrol yang berbeda untuk setiap sistem ABS. Salah satu cara kerja sistem rem ABS adalah sebagai berikut.

Kontroler memonitor sensor kecepatan sepanjang waktu. Sistem akan mencari deselerasi di roda yang memiliki kecepatan yang berbeda, bisa karena selip. Tepat sebelum roda terkunci akan mengalami perlambatan yang cepat. Jika dibiarkan, roda akan berhenti lebih cepat. Mungkin diperlukan waktu lima detik untuk mobil berhenti dari kecepatan sekitar 95 kilometer per jam dalam kondisi yang ideal, tetapi roda yang terkunci dapat berhenti berputar dalam waktu kurang dari satu detik.

Kontroler ABS memperhitungkan bahwa perlambatan yang cepat seperti itu tidak mungkin, sehingga mengurangi tekanan ke rem sampai mendeteksi akselerasi, kemudian meningkatkan tekanan sampai deselerasi lagi. Hal ini dapat dilakukan dengan sangat cepat, sebelum ban benar-benar mengubah kecepatan secara signifikan. Hasilnya adalah ban melambat pada kecepatan yang sama dengan mobil, dimana rem menjaga ban di posisi yang sangat dekat dengan titik di mana terjadi penguncian. Sehingga memberi daya pengereman maksimum sistem.

Ketika sistem ABS beroperasi Anda akan merasakan denyutan pada pedal rem, ini berasal dari pembukaan dan penutupan katup yang cepat. Beberapa sistem ABS dapat berputar hingga 15 kali per detik.
Inilah Cara Kerja dan Kelebihan Rem ABS
Perbedaan rem ABS dengan rem biasa (tu-eshop.com)

Jenis Rem ABS
Sistem pengereman ABS menggunakan skema yang berbeda tergantung pada jenis rem yang digunakan. Berdasarkan jumlah saluran, ada beberapa jenis rem ABS yaitu, berapa banyak katup yang dikontrol secara individual dan jumlah sensor kecepatan.
  • Rem ABS 4 saluran, 4 sensor
Ini adalah skema terbaik. Ada sensor kecepatan pada keempat roda mobil dan katup terpisah untuk keempat roda. Dengan pengaturan ini, pengontrol memonitor setiap roda secara terpisah untuk memastikannya mencapai gaya pengereman maksimum.
  • Rem ABS 3 saluran, 3 sensor
Skema ini, umumnya ditemukan pada truk pickup roda empat dengan ABS, memiliki sensor kecepatan dan katup untuk masing-masing roda depan, dengan satu katup dan satu sensor untuk kedua roda belakang. Sensor kecepatan untuk roda belakang terletak di poros belakang.
Sistem ini memberikan kontrol individu pada roda depan, sehingga keduanya dapat mencapai gaya pengereman maksimum. Sedangkan roda belakang dimonitor bersama, kedua roda harus mulai mengunci sebelum ABS aktif di belakang. Dengan sistem ini, ada kemungkinan bahwa salah satu roda belakang akan terkunci selama berhenti, mengurangi efektivitas rem.
  • Rem ABS 1 saluran, 1 sensor
Sistem ini umumnya ditemukan pada truk pickup dengan ABS roda belakang. Sistem ini memiliki satu katup, yang mengontrol kedua roda belakang, dan satu sensor kecepatan, yang terletak di poros belakang.
Sistem ini beroperasi sama dengan bagian belakang sistem 3 saluran. Roda belakang dipantau bersama dan keduanya harus mulai mengunci sebelum ABS masuk. Dalam sistem ini juga dimungkinkan bahwa salah satu roda belakang akan terkunci, mengurangi efektivitas rem.

Silahkan memberikan komentar, saran atau pertanyaan. Komentar Anda akan melalui proses moderasi oleh Admin.
EmoticonEmoticon