Kamis, 03 Maret 2016

Bahaya Merokok Bagi Kesehatan

Bahaya Merokok Bagi Kesehatan
Berbagai penyakit akibat merokok - Lebih baik dilarang makan daripada dilarang merokok, mungkin inilah yang dikatakan oleh orang-orang yang hobi memasukkan asap ke dalam paru-parunya alias perokok. Sistem kekebalan tubuh merupakan cara tubuh untuk melindungi diri dari infeksi dan penyakit. Merokok dapat merusak sistem kekebalan tubuh, membuat orang yang merokok lebih beresiko untuk terserang infeksi pernapasan. Selain itu masih banyak lagi bahaya merokok bagi kesehatan.

Asap tembakau bisa dikatakan merupakan racun yang sangat besar berbahaya bagi kesehatan tubuh. Tidak ada cara aman untuk merokok. Mengganti rokok Anda dengan cerutu, pipa, atau yang lain tidak akan membantu Anda menghindari risiko kesehatan yang berhubungan dengan produk tembakau.

Rokok mengandung sekitar 600 bahan di dalamnya. Ketika terbakar akan menghasilkan lebih dari 7.000 bahan kimia. Banyak dari bahan kimia ini beracun dan setidaknya 69 di antaranya dapat menyebabkan kanker. Banyak bahan sejenis ditemukan pada cerutu dan tembakau yang digunakan dalam pipa dan sisa. Cerutu memiliki tingkat karsinogen, racun, dan tar yang lebih tinggi daripada rokok.

Bila menggunakan pipa sisa, Anda cenderung untuk menghirup lebih banyak asap dibandingkan rokok. Asap sisa memiliki banyak senyawa beracun dan menghasilkan lebih banyak karbon monoksida daripada yang dihasilkan rokok. Sisa juga menghasilkan lebih banyak asap.
Baca juga: Cara Kerja Rokok Elektronik

Bahaya Merokok Bagi Kesehatan
Berbagai jenis rokok

Merokok juga menyebabkan beberapa penyakit autoimun dan juga mungkin berperan dalam tanda-tanda dan gejala penyakit autoimun. Merokok menggandakan risiko Anda mengembangkan jenis-jenis penyakit ini.

Akhir-akhir ini, merokok telah dikaitkan dengan diabetes tipe 2. Perokok beresiko 30%-40% lebih memungkinkan untuk mengembangkan penyakit diabetes tipe 2 dibanding yang bukan perokok. Selain itu, semakin banyak rokok yang dikonsumsi, semakin tinggi risiko terserang diabetes.


Bahaya Merokok Bagi Kesehatan
Bahaya Merokok Bagi Kesehatan

Merokok merugikan hampir setiap organ tubuh. Beberapa efek berbahaya akan segera tampak. Berikut beberapa efek negatif dan bahaya merokok bagi kesehatan bagian-bagian tubuh kita:
  • Kecanduan
Nikotin yang tekandung dalam rokok adalah zat adiktif seperti heroin. Kecanduan nikotin sangat sulit dilawan karena mengubah otak Anda. Otak mengembangkan reseptor tambahan untuk mengakomodasi dosis besar nikotin dari tembakau. Ketika otak berhenti mendapatkan asupan nikotin seperti biasanya, hasilnya adalah muncul rasa ingin mendapatkan lebih. Anda mungkin merasa cemas, mudah tersinggung, dan memiliki hasrat yang kuat untuk merokok.

  • Telinga
Gangguan pendengaran merupakan salah satu dampak merokok. Merokok dapat mengurangi suplai oksigen ke koklea, organ berbentuk siput di dalam telinga bagian dalam. Hal ini dapat mengakibatkan kerusakan permanen pada koklea mulai dari gangguan pendengaran ringan sampai sedang.
Baca juga: Penyebab dan Perawatan Telinga Berdengung

  • Mata
Merokok dapat menyebabkan perubahan fisik pada mata yang dapat mengancam penglihatan Anda seperti kebutaan dan gangguaan penglihatan pada malam hari. Nikotin dari rokok membatasi produksi bahan kimia yang diperlukan bagi Anda untuk dapat melihat di malam hari. Selain itu, merokok meningkatkan resiko terkena katarak dan degenerasi makula (keduanya dapat menyebabkan kebutaan).

  • Mulut
Merokok terhubung langsung dengan mulut Anda. Perokok memiliki lebih banyak masalah kesehatan mulut dibandingkan yang bukan perokok seperti sariawan, bengkak dan penyakit gusi. Merokok juga beresiko mempercepat gigi berlubang dan kehilangan gigi pada usia lebih muda. Yang menakutkan adalah resiko terserang penyakit kanker mulut dan tenggorokan.

  • Wajah
wajah dapat berubah drastis jika Anda merokok. Merokok dapat menyebabkan kulit Anda menjadi kering dan kehilangan elastisitas, yang menyebabkan keriput dan garis-garis penuaan. Warna kulit Anda bisa menjadi kusam dan keabu-abuan. Mulai usia 30-an Anda bisa keriput di sekitar mulut dan mata membuat Anda tampak lebih tua.
Baca juga: Proses Penuaan pada Manusia

  • Tekanan Darah
Merokok meningkatkan tekanan darah dan memberi tekanan berlebih pada jantung Anda. Seiring berjalannya waktu, tekanan pada jantung dapat membuatnya semakin lemah, sehingga kurang mampu memompa darah ke bagian lain dari tubuh Anda. Karbon monoksida dari asap rokok yang dihirup juga berpengaruh terhadap kekurangan oksigen, membuat jantung bekerja lebih keras. Hal ini meningkatkan risiko penyakit jantung, termasuk serangan jantung.
Baca juga: Fakta Unik Tentang Jantung Kita

  • Darah
Merokok membuat darah Anda lebih kental dan lengket. Semakin kental darah Anda, semakin berat jantung harus memompanya ke seluruh tubuh. Darah yang kental juga lebih mungkin untuk membentuk darah beku yang menghalangi aliran darah ke jantung, otak, dan kaki. Semakin lama darah kental dapat merusak lapisan halus pembuluh darah. Kerusakan ini dapat meningkatkan risiko untuk serangan jantung atau stroke.

  • Kolesterol
Merokok meningkatkan jumlah kolesterol dan lemak tidak sehat dalam aliran darah, yang menyebabkan penumpukan lemak tidak sehat. Kolesterol, lemak, dan sampah lainnya terkumpul di dinding arteri. Penumpukan ini mempersempit aliran darah normal pada arteri dan menahan aliran ke jantung, otak, dan kaki. aliran darah yang tersumbat ke jantung atau otak dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke. Penyumbatan pada pembuluh darah kaki bisa mengakibatkan matinya bagian tubuh bagian bawah terutama jari-jari kaki dan pergelangan kaki.

  • Paru-Paru
Merokok menyebabkan peradangan pada saluran udara dan jaringan paru-paru. Hal ini dapat membuat dada terasa kencang atau menyebabkan bersin dan merasa sesak napas. Peradangan terus menyerang jaringan parut, yang mengarah ke perubahan fisik paru-paru dan saluran udara yang dapat membuat penderita sulit bernapas. Iritasi paru-paru jangkan panjang dapat menyebabkan batuk kronis disertai lendir.

  • Emfisema
Emfisema adalah suatu kondisi di mana kantung udara dari paru-paru yang rusak dan membesar menyebabkan sesak napas. Merokok merusak kantung udara atau disebut dengan alveoli di paru-paru yang berfungsi sebagai tempat pertukaran oksigen. Ketika Anda merokok, Anda merusak sejumlah kantung udara ini. Alveoli tidak bisa tumbuh kembali, jadi ketika sudah rusak berarti secara permanen menghancurkan bagian dari paru-paru tersebut. Ketika cukup banyak alveoli yang hancur, penyakit emfisema berkembang. Emfisema menyebabkan sesak napas berat dan dapat menyebabkan kematian.

  • Silia
Silia merupakan infeksi pernafasan. Saluran udara dalam tubuh kita dilapisi dengan semacam sikat kecil seperti rambut, yang disebut silia. Silia membersihkan dan mengeluarkan lendir dan kotoran sehingga paru-paru Anda tetap bersih. Merokok dapat melumpuhkan dan bahkan membunuh silia. Hal ini membuat Anda lebih berisiko terinfeksi penyakit pernafasan. Perokok beresiko besar mengalami pilek dan infeksi saluran pernapasan dibandingkan yang bukan perokok.

  • Kanker
Tubuh kita terdiri dari sel-sel yang mengandung materi genetik atau DNA, yang bertindak sebagai acuan untuk pertumbuhan dan fungsi sel. Setiap kepulan tunggal rokok menyebabkan kerusakan DNA Anda. Ketika DNA rusak, acuan tersebut akan kacau, dan sel dapat mulai tumbuh di luar kendali dan membuat tumor dan kanker. Tubuh Anda bisa mencoba untuk memperbaiki kerusakan DNA akibat asap rokok, tapi seiring waktu merokok dapat menyerang sistem perbaikan ini dan menyebabkan kanker, terutama kanker paru-paru. Sepertiga dari semua kematian akibat kanker disebabkan oleh tembakau.

  • Perut
Perut buncit bisa disebabkan karena terlalu banyak merokok. Perokok memiliki perut yang lebih besar dan tidak berotot daripada bukan perokok. Seperti dijelaskan sebelumnya, perokok lebih cenderung untuk terserang diabetes tipe 2, meskipun tidak merokok setiap hari. Merokok juga dapat memperparah pengontrolan penyakit diabetes. Diabetes adalah penyakit serius yang dapat menyebabkan kebutaan, penyakit jantung, gagal ginjal, dan kehilangan anggota tubuh.

  • Estrogen
Merokok bisa menurunkan tingkat estrogen pada perempuan. Kadar estrogen yang rendah dapat menyebabkan kulit kering, rambut menipis dan masalah ingatan. Perempuan yang merokok mengalami kesulitan hamil dan memiliki bayi yang sehat. Merokok juga dapat menyebabkan menopause dini, yang meningkatkan resiko terkena penyakit tertentu, salah satunya penyakit jantung.
Baca juga: Cara Meningkatkan Daya Ingat

  • Sel Darah Putih
Ketika Anda merokok, jumlah sel darah putih (sel-sel yang mempertahankan tubuh Anda dari infeksi) akan bertambah tinggi. Ini adalah tanda bahwa tubuh Anda sedang mengalami tekanan terus-menerus berperang melawan peradangan dan kerusakan yang disebabkan oleh tembakau. Kelebihan sel darah putih tinggi seperti sinyal dari tubuh Anda untuk memberitahu tahu bahwa tubuh terluka. Jumlah sel darah putih yang tetap meningkat untuk waktu yang lama bisa menjadi faktor peningkatan risiko serangan jantung, stroke, dan kanker.

  • Penyembuhan dan Pemulihan
Nutrisi, mineral, dan oksigen semua disediakan untuk jaringan melalui aliran darah. Nikotin menyebabkan pembuluh darah tegang, yang menurunkan kadar nutrisi yang dipasok ke luka. Akibatnya, luka membutuhkan waktu lebih lama untuk penyembuhan dan pemulihan. Penyembuhan luka yang lambat meningkatkan risiko infeksi setelah cedera atau pembedahan dan munculnya luka yang menyakitkan, menyebabkan jaringan perlahan mati.

  • Sistem Kekebalan Tubuh
Asap rokok mengandung tar tingkat tinggi dan bahan kimia lainnya, yang bisa membuat sistem kekebalan tubuh kurang efektif memerangi infeksi. Hal ini berarti perokok lebih sering terserang penyakit. Melemahnya sistem kekebalan tubuh lanjut dapat membuat Anda lebih rentan terhadap penyakit autoimun. Hal ini juga mengurangi kemampuan tubuh Anda untuk melawan kanker.

  • Otot
Ketika Anda merokok, aliran darah dan oksigen untuk otot-otot berkurang, sehingga mempersulit pertumbuhan otot. Kekurangan oksigen juga membuat otot lebih mudah lelah. Perokok akan lebih banyak merasa nyeri otot dibandingkan bukan perokok.

  • Tulang
Kandungan dalam asap rokok mengganggu siklus alami dari kesehatan tulang. Tubuh kurang mampu membentuk jaringan tulang baru yang sehat, dan merusak jaringan tulang yang ada lebih cepat. Semakin lama merokok menyebabkan penipisan jaringan tulang dan hilangnya kepadatan tulang. Hal ini menyebabkan tulang menjadi lemah dan rapuh. Dibandingkan dengan bukan perokok, perokok memiliki risiko lebih tinggi mengalami patah tulang, dan patah tulang tersebut membutuhkan waktu lebih lama untuk disembuhkan.

Merokok meningkatkan risiko mengembangkan lebih dari 50 penyakit yang serius. Beberapa mungkin berakibat fatal dan dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang dan tidak dapat disembuhkan.
Setiap tahun jutaan orang di dunia meninggal akibat merokok, dengan lebih banyak penyakit yang berhubungan dengan rokok. Perokok pasif juga beresiko mengalami hal-hal di atas. Jadi, mulailah hidiup sehat mulai sekarang.

Silahkan memberikan komentar, saran atau pertanyaan. Komentar Anda akan melalui proses moderasi oleh Admin.
EmoticonEmoticon