Jumat, 05 Juni 2015

Dampak Terlalu Banyak Duduk Bagi Kesehatan

Dampak Terlalu Banyak Duduk Bagi Kesehatan
Beberapa waktu lalu tersebar berita mengenai seorang remaja asal Taiwan yang meninggal dunia setelah bermain game selama 40 jam tanpa henti. Apakah ia meninggal dunia karena terlalu lelah bermain game? Tampaknya penyebab utama dari kematiannya adalah karena duduk dalam jangka waktu yang terlalu lama. Kematian tidak hanya datang ketika kita beraktivitas, bahkan ketika kita hanya duduk.

Jika kita menghabiskan waktu sekitar 30 menit untuk menonton TV, kita sudah membakar sekitar satu kalori per menit (perkiraan untuk orang dengan berat sekitar 70 kg) dan itu masih belum seberapa dibandingkan dengan berjalan yang membakar kalori sekitar tiga kali lipat. Sementara jumlah kalori yang terbakar mungkin sangat berhubungan antara dua aktivitas, tidur penting untuk kesehatan dan memori yang baik, tapi jika duduk terlallu lama malah akan menyakiti diri sendiri.

Perhatikan seberapa lama Anda duduk di siang hari ketika di meja kantor, dalam pertemuan, di kelas, di ruang keluarga, di depan TV atau selama bermain game, hingga semua waktu yang dihabiskan untuk duduk di atas kendaraan seperti motor atau mobil Anda selama perjalanan sehari-hari. Jika semua waktu tersebut dijumlahkan, dalam beberapa tahun terakhir diperkirakan kita menghabiskan hampir delapan jam rata-rata duduk setiap hari, dan bahkan ada yang menunjukkan seseorang benar-benar duduk sebanyak 15 jam sehari. Mengingat kita membutuhkan tidur sekitar delapan jam setiap malam, yang berarti sebagian besar dari kita hanya menghabiskan watku sekitar satu jam berdiri. Duduk berlebihan, lebih dari dua jam sehari menjadi penyebab beberapa penyakit utama, serta harapan hidup lebih pendek secara keseluruhan.

Berikut beberapa efek buruk jika kita terlalu lama duduk, baik dari segi fisik dan non-fisik:

Merusak Postur Tubuh
Postur tubuh yang buruk berpengaruh terhadap kesehatan, seperti sakit bahu atau leher. Kita tidak boleh mengabaikan masalah punggung yang berhubungan dengan gaya hidup. Anda mungkin duduk terlalu banyak, dan selama waktu tersebut, Anda mungkin duduk dengan cara yang salah. Duduk tidak benar tidak hanya menyebabkan otot-otot tegang dan nyeri, tapi juga meningkatkan risiko mengembangkan tulang tidak fleksibel dan hernia, serta kondisi seperti kyphosis yang merupakan bentuk punggung atas melengkung atau membungkuk, dan lordosis yang merupakan kelainan punggung.

Kita mungking sering duduk membungkuk dan merosot yang tidak memenuhi standar duduk sehat. Postur yang baik berarti tubuh Anda selaras dengan baik, dan posisi yang tepat berarti berat badan Anda didistribusikan secara merata, bahu Anda sejajar dengan pinggul, pinggul sejajar dengan lutut.

Atrofi Otot
Jika Anda lebih sering duduk daripada olahraga, otot-otot akan melemah dengan lebih cepat. Gaya hidup seperti ini menyebabkan apa yang disebut atrofi. Pada dasarnya, hal ini berarti bila Anda tidak menggunakan otot Anda maka Anda akan kehilangan kemampuannya. Serat otot kehilangan fleksibilitas dan menjadi kaku, kehilangan berat dan massa, dan menumpuk lemak karena tidak bisa mengubahnya menjadi energi otot.
Dampak Terlalu Banyak Duduk Bagi Kesehatan
Selain itu, ketika Anda berada dalam posisi duduk dalam waktu lama, pada dasarnya Anda sedang melatih otot agar lebih baik cocok untuk duduk saja. Panggul dan otot-otot kaki misalnya, cenderung lebih pendek dibandingkan jika Anda menghabiskan waktu yang sama untuk berdiri yang akhirnya akan menimbulkan sakit, nyeri dan masalah keseimbangan. Duduk dapat melemahkan otot-otot postur tubuh dan perut, otot panggul dan tulang belakang.

Melemahkan Tulang
Saat ini, sebagian besar orang dewasa menderita penyakit yang berhubungan dengan tulang. Sebagian besar hidup dengan osteoporosis, dan bahkan ada yang telah kehilangan massa tulang yang cukup tinggi. Untuk memperkuat tulang dan mencegah osteoporosis, Anda harus berdiri. Tulang harus mendukung berat badan Anda secara teratur agar tetap kuat, jika tidak tulang-tulang akan kehilangan kepadatan sehingga menjadi rapuh dan lemah.

Berjalan setiap hari akan membantu Anda terhindar dari osteoporosis, sama baiknya dengan latihan menahan beban dan latihan ketahanan. Latihan yang menempatkan sedikit tekanan pada tulang akan mempertahankan kekuatannya dan menghindari keropos, selain itu juga akan membangun otot dan membuat Anda fleksibel.

Memperlambat Metabolisme Tubuh
Duduk-duduk santai juga berpengaruh terhadap proses dimana tubuh Anda mengubah makanan menjadi energi dan mengatur proses biologis dalam tubuh. Sekitar satu jam duduk tubuh Anda memperlambat produksi enzim lipase untuk pembakaran lemak hingga 90 persen. Ketika metabolisme tubuh melambat, jika Anda tidak juga memperlambat asupan kalori dan up mulai olahraga, Anda akan menambah berat badan. Tidak hanya itu, tubuh juga kehilangan, kolesterol baik, HDL yang berpengaruh terhadap kolesterol buruk LDL, menyebabkan Anda beresiko terhadap penyakit kardiovaskular. Anda juga akan kehilangan efisiensi dalam seberapa baik tubuh Anda dapat secara efektif mengelola insulin, yang dapat memicu diabetes.

Insulin Terbuang Sia-Sia
Otot yang kurang dimanfaatkan akan menyebabkan hormon insulin tidak dapat bekerja maksimal. Kita mungkin tidak aktif beraktivitas, tapi pankreas tidak seperti itu. Otot yang tidak aktif berhubungan erat dengan penyakit duduk dan telah dikaitkan dengan penurunan sensitivitas tubuh terhadap insulin yang diproduksi oleh pankreas. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan risiko mengembangkan penyakit kronis termasuk sindrom metabolik (kondisi yang berhubungan dengan pre-diabetes) dan diabetes tipe 2. Para peneliti menemukan bahwa wanita mungkin lebih beresiko daripada pria.

Terlalu banyak insulin yang menumpuk juga dikaitkan dengan kanker tertentu, seperti kanker payudara dan kanker usus besar. Hal ini dapat dijelaskan bahwa ketika tubuh menjadi kurang sensitif terhadap insulin menyebabkannya menumpuk dalam tubuh. Insulin berlebih dalam tubuh merangsang pertumbuhan sel, Mungkin juga waktu duduk yang lama menurunkan produksi antioksidan sebagai cara alami tubuh untuk melindungi diri terhadap radikal bebas dan kerusakan sel.

Menyumbat Jantung
Para peneliti menyatakan orang yang menghabiskan lebih dari empat jam sehari duduk pasif di depan televisi memiliki risiko hingga 125 persen lebih besar terkena gejala penyakit jantung, seperti sesak napas atau mengalami serangan jantung dibandingkan orang yang hanya menghabiskan sekitar dua jam melakukannya.

Duduk dapat menyumbat jantung kita. Duduk berlebihan mengubah cara tubuh Anda menangani lemak (dikenal sebagai lipid) dalam darah, dan hasilnya tidak baik untuk kesehatan. Menurunkan produksi HDL sebagai kolesterol baik karena membersihkan kolesterol jahat LDL, yang menumpuk di dinding arteri tubuh kita.

Memperburuk Sirkulasi pada Tubuh Bagian Bawah
Ketika Anda duduk selama lebih dari satu jam pada suatu waktu, Anda meningkatkan resiko terkena edema perifer, yaitu efek bengkak ketika cairan menumpuk di jaringan di ekstremitas bagian bawah (lengan kaki, pergelangan kaki dan kaki bawah). Kurangnya sirkulasi juga meningkatkan resiko untuk mengembangkan atau memburuk varises, menderita tromboflebitis, pembekuan darah.
Dampak Terlalu Banyak Duduk Bagi Kesehatan
Aliran darah yang buruk tidak hanya mempengaruhi bagian bawah tubuh, tapi juga dapat menyebabkan kerusakan pada organ-organ lain di dalam tubuh serta menyebabkan rasa pusing dan mati rasa.

Beresiko Terhadap Apnea Tidur
Apnea, suatu kondisi yang menyebabkan munculnya jeda saat bernapas ketika kita tidur. Seorang laki-laki, berusia lebih dari 40 tahun dan sedikit kelebihan berat badan, orang ini sangat berisiko menderita gejala ini. Seseorag juga berisiko lebih besar mengalami kondisi ini jika menghabiskan terlalu banyak waktu duduk. Masalahnya adalah sirkulasi dan retensi cairan yang buruk.

Selama Anda duduk, ekstremitas bawah mempertahankan cairan. Ketika Anda berbaring di malam hari, inilah yang terjadi: Cairan yang terkumpul di kaki sekarang dapat bergerak bebas, dan ketika bergerak ke leher dan saluran napas bagian atas akan mempersempit tenggorokan. Inilah yang menyebabkan adanya jeda atau nafas yang tertahan.

Merusak Suasana Hati dan Kreativitas
Bukan hanya tubuh yang mengalami dampak dari terlalu lama duduk. Ketika tubuh tidak bekerja secara efisien dalam proses mengedarkan darah, oksigen, hormon penting dan bahan kimia sebagaimana mestinya, pikiran akan terasa membosankan, serta suasana hati dan kreativitas yang jatuh.

Suasana hati yang tidak baik cenderung berhubungan dengan posisi tubuh membungkuk, dikaitkan dengan perubahan fisiologis negatif, suasana hati depresi dan tingkat energi yang rendah. Berdiri ternyata dapat menyegarkan proses tubuh kita, meningkatkan metabolisme, memperkuat otot dan tulang dan membakar sebanyak 20 persen lebih banyak kalori dibandingkan dengan duduk.

Silahkan memberikan komentar, saran atau pertanyaan. Komentar Anda akan melalui proses moderasi oleh Admin.
EmoticonEmoticon