Sabtu, 04 April 2015

Tips agar Mobil Hemat BBM

Tips agar Mobil Hemat BBM
Bagaimana agar mobil kita dapat lebih hemat BBM? Apalagi saat ini harga bahan bakar terus melonjak. Sebenarnya ini adalah pertanyaan yang cukup rumit. Apa yang Anda tanyakan berhubungan dengan banyak faktor, seperti jenis mobil, jenis bahan bakar yang digunakan, kondisi jalan dan lalu lintas, suhu dan masih banyak lainnya, tapi hal yang sangat berpengaruh terhadap konsumsi BBM adalah kecepatan, dimana kecepatan konstan akan memberikan jarak tempuh yang maksimal. Kita akan membahas bagaimana agar mobil kita lebih hemat penggunaan BBM.

Kita akan menganggap contoh dengan melakukan perjalanan di jalan raya yang cukup panjang dan mengetahui kecepatan yang akan memberikan jarak tempuh maksimal. Kita akan mulai dengan membahas berapa besar daya yang diperlukan untuk mendorong mobil di jalan. Kekuatan untuk mendorong mobil di jalan sangat bervariasi tergantung kecepatan mobil bergerak. Daya yang diperlukan secara sederhana dipengaruhi oleh:

  • Faktor kecepatan mobil.
  • Komponen yang sebagian besar berasal dari perlawanan putaran ban, dan gesekan pada komponen mobil, seperti gesekan dari bantalan rem, atau gesekan pada bantalan roda.
  • Komponen yang juga berasal dari gesekan pada komponen, dan dari resistansi putaran di ban. Tetapi juga berasal dari daya yang digunakan oleh berbagai pendorong di dalam mobil.
  • Komponen yang sebagian besar berasal dari hal-hal yang mempengaruhi gesekan aerodinamis seperti area frontal, koefisien gesek dan densitas udara.

Konstanta di atas memiliki nilai yang berbeda-beda untuk setiap mobil. Tetapi intinya adalah, jika Anda melaju hingga dua kali lipat kecepatan, persamaan ini akan memberikan hasil bahwa Anda akan membutuhkan daya yang diperlukan lebih dari dua kali lipat. Sebuah mobil standar misalnya membutuhkan energi 20 tenaga kuda pada kecepatan 60 km/jam, tapi mungkin memerlukan 100 tenaga kuda pada 100 km/jam.

Anda juga dapat melihat dari persamaan di atas bahwa jika kecepatan v adalah 0, daya yang diperlukan juga 0. Jika kecepatan sangat kecil maka daya yang diperlukan juga sangat kecil. Jadi Anda mungkin berpikir bahwa Anda akan mendapatkan jarak tempuh maksimal pada kecepatan sangat lambat seperti 1 km/jam.

Tapi ada sesuatu yang terjadi di dalam mesin yang menghilangkan teori ini. Jika mobil berkecepatan 0 km/jam tapi mesin masih berjalan. Membuat silinder tetap bergerak dan berbagai putaran, pompa dan generator berjalan juga mengkonsumsi sejumlah bahan bakar. Dan tergantung pada berapa banyak aksesoris (seperti lampu dan pendingin udara) yang aktif, mobil Anda akan menggunakan lebih banyak bahan bakar.

Tips agar Mobil Hemat BBM

Begitu pun saat mobil berhenti masih menggunakan cukup banyak bahan bakar. Kondisi jarak tempuh mobil paling buruk adalah pada 0 mph, ketika mengkonsimsi bensin tetapi tidak menempuh jarak (berhenti). Bila Anda mulai menjalankan mobil dan mulai bergerak pada kecepatan misalnya 1 km/jam, mobil hanya menggunakan sedikit lebih banyak bahan bakar, karena beban jalan sangat kecil pada kecepatan 1 km/jam. Pada kecepatan ini mobil menggunakan jumlah bahan bakar yang hampir sama, tapi dapat menempuh jarak 1 km dalam satu jam. Ini merupakan peningkatan dramatis dalam jarak tempuh. Sekarang jika mobil berjalan 2 km/jam, dengan cara yang sama mobil hanya menggunakan sedikit lebih banyak bahan bakar, tapi melaju dua kali lebih jauh. Jarak tempuh hampir dua kali lipat.

Efisiensi Mesin
Dengan kondisi mesin seperti dijelaskan sebelumnya, efisiensi mesin akan membaik. Menggunakan bahan bakar dengan jumlah yang tetap untuk tenaga dan aksesoris, dan sejumlah variabel bahan bakar tergantung pada daya yang diperlukan untuk menjaga mobil pada kecepatan tertentu. Jadi dalam hal bahan bakar yang digunakan per km, semakin cepat mobil berjalan, semakin efisien penggunaan bahan bakar dari jumlah tetap yang dibutuhkan.

Setelah kecepatan meningkat ke kisaran 40 km/jam setiap kenaikan 1 km/jam mempresentasikan peningkatan yang signifikan dalam daya yang diperlukan. Akhirnya, meningkatkan daya yang dibutuhkan lebih dari efisiensi peningkatan mesin. Pada titik ini jarak tempuh mulai menurun.
Jadi untuk kebanyakan mobil, titik maksimal pada speedometer berada pada kisaran 65-100 km/jam. Mobil dengan beban jalan yang lebih tinggi akan mencapai titik maksimal pada kecepatan yang lebih rendah. Beberapa faktor utama yang menentukan beban jalan mobil adalah:

Koefisien gesekan. Ini merupakan indikator bagaimana mobil aerodinamis adalah karena bentuknya. Mobil-mobil yang paling aerodinamis saat ini memiliki koefisien drag sekitar setengah dari beberapa jenis mobil pickup dan truk.
Daerah frontal. Hal ini sebagian besar tergantung pada ukuran mobil. truk besar memiliki lebih dari dua kali lipat daerah frontal dari mobil kecil.
Berat. Hal ini mempengaruhi besar gesekan yang dihasilkan ban ke body mobil. Truk besar beratnya bisa dua sampai tiga kali dibandingkan mobil kecil.

Tips agar Mobil Hemat BBM

Secara umum, semakin kecil, ringan, dan bentuk aerodinamis, sebuah mobil akan mendapatkan jarak tempuh maksimal pada kecepatan yang lebih tinggi. Mobil yang semakin besar, berat, dan kurang aerodinamis akan mendapatkan jarak tempuh maksimal pada kecepatan yang lebih rendah.

Jika Anda mengendarai mobil di titik maksimal, Anda akan mendapatkan jarak tempuh terbaik untuk mobil tersebut. Jika Anda melaju lebih cepat atau lebih lambat, jarak tempuh akan menurun. Jadi, untuk menghemat BBM, Anda cukup melaju pada titik maksimal mobil, sehingga dapat menempuh jarak terjauh dengan konsumsi bahan bakar paling sedikit.

Silahkan memberikan komentar, saran atau pertanyaan. Komentar Anda akan melalui proses moderasi oleh Admin.
EmoticonEmoticon