Senin, 19 Januari 2015

Manfaat Unik Sikat Gigi bagi Kesehatan

Manfaat Unik Sikat Gigi bagi Kesehatan
Sejak kecil, kita diajarkan bagaimana untuk menyikat gigi yang benar, mulai dari menggunakan gerakan melingkar, ke atas dan bawah, dan jangan lupa bagian gigi belakang. Ada banyak manfaat menyikat gigi secara rutin. Menyikat gigi dapat mengurangi tartar dan plak yang menumpuk, mencegah penyakit gusi dan periodontitis. Sikat gigi teratur juga mengurangi resiko gigi berlubang dan membuat gigi kita tampak lebih putih dan bersih.
Tapi ternyata fakta mulut yang sehat tidak hanya sekedar gigi bersih, tapi juga pertanda tubuh yang sehat. Namun masih banyak pihak yang belum menyadari bahwa mulut terhubung ke seluruh bagian tubuh dapat menampilkan tingkat kesehatan seseorang.

Anda mungkin sudah tahu bahwa menyikat gigi dapat mengurangi resiko terkena penyakit jantung atau infeksi dari perawatan mulut yang buruk terkait dengan diabetes. Tapi ternyata ada lebih banyak manfaat untuk bagian luar mulut Anda yang merupakan buah dari menyikat gigi.
Manfaat Unik Sikat Gigi bagi Kesehatan

Mencegah Penyakit Pernapasan
Anda biasanya tidak mengasosiasikan menyikat gigi dengan PPOK (penyakit paru obstruktif kronik) dan pneumonia, tapi ternyatasemua itu saling terhubung. PPOK dan pneumonia yang berpotensi melumpuhkan infeksi pernapasan dan penyebab utama kematian di beberapa negara barat. Infeksi ini terjadi ketika bakteri masuk ke saluran pernapasan bagian bawah. Penyakit periodontal adalah infeksi bakteri dan dimulai ketika bakteri dari plak masuk di sekitar gigi.
Selain itu juga terdapat informasi tentang sebuah studi baru yang menghubungkan penyakit periodontal dengan penyakit pernapasan. Penelitian menunjukkan bahwa bakteri yang terkait dengan penyakit periodontal dapat meningkatkan risiko PPOK dan pneumonia. Di sisi lain, menyikat gigi dapat mengurangi resiko terserang penyakit periodontal karena dapat mengurangi tartar dan plak, mencegah bakteri menumpuk di mulut Anda. Dengan bantuan dokter gigi, Anda dapat mencegah atau mengurangi perkembangan penyakit berbahaya seperti pneumonia atau PPOK.
Jadi, memang hasilnya tidak begitu terlihat, menyikat gigi dua sampai tiga menit, beberapa kali sehari bisa benar-benar menyelamatkan hidup Anda.
Manfaat Unik Sikat Gigi bagi Kesehatan

Meningkatkan Kesehatan Selama Kehamilan
Jika Anda sudah pernah hamil atau informasi dari orang yang pernah hamil, ada daftar panjang gangguan kesehatan dan masalah untuk mengelola berbagai macam faktor kesehatan seperti nutrisi, olahraga, berat badan, tekanan darah, dan kesehatan mulut termasuk dalam daftar ini. Wanita hamil lebih rentan terhadap gangguan yang disebut "gingivitis kehamilan", yang merupakan bentuk ringan dari penyakit gusi, biasanya berhubungan dengan gusi bengkak, mungkin pendarahan atau iritasi. Peningkatan fokus pada menyikat gigi yang baik membantu masa kehamilan dan tentunya hamil bukan alasan untuk melewatkan sikat gigi sehari-hari.
Tapi gingivitis dapat menjadi awal dari penyakit periodontal, dan yang dapat menyebabkan lebih dari sekedar iritasi atau ketidaknyamanan. Ada penelitian yang menunjukkan hubungan antara wanita yang memiliki penyakit kronis gusi dan kelahiran prematur. Beberapa penelitian juga telah mendukung hubungan kedua hal ini, yaitu penekanan hubungan antara gusi sehat dan bayi yang sehat.

Membantu Penurunan Berat Badan
Anda mungkin pernah memunum segelas jus jeruk di pagi hari, tepat setelah menggosok gigi, Anda akan merasakan mulut yang tidak nyaman sepanjang hari. Menyikat gigi Anda setelah Anda selesai makan memiliki efek yang lebih baik. Setelah mulut Anda terasa segar, makanan dan minuman tidak akan terasa begitu enak seperti biasanya, sehingga Anda akan lebih mudah untuk melewatkannya. Mulut dan berat badan Anda akan turun, yang sangat bermanfaat untuk proses diet.
Selain itu terdapat aspek mental lainnya, yaitu, menyikat gigi merupakan sinyal bagi otak Anda untuk memberitahu tubuh Anda bahwa proses makan sudah selesai. Jadi setelah makan malam, sikat gigi Anda, meksipun Anda belum beranjak untuk tidur. Hal ini akan membantu Anda melawan dorongan untuk makan setelah itu. Proses sederhana ini dapat membantu dengan penurunan berat badan karena banyak orang makan di luar kebiasaan di malam hari. Kalori di malam hari adalah yang terburuk karena setelah itu kita tertidur dan akhirnya menumpuk dalam tubuh.
Bahkan, ada hasil studi yang sangat mencengangkan, jika Anda menyikat gigi tiga kali sehari selama dua menit, Anda telah membakar lebih dari 3.500 kalori per tahun.

Meningkatkan Fungsi Kognitif
Teh hijau, olahraga dan Omega-3 adalah beberapa saran dari para ahli yang dapat dikonsumsi untuk meningkatkan fungsi kognitif kita. Tetapi studi lain menunjukkan bahwa kita harus melakukan sikat gigi ke daftar di atas. Penyakit gusi telah terbukti memiliki efek pada disfungsi kognitif, yang berhubungan dengan penyakit Alzheimer.
Para peneliti telah menguji dan mengevaluasi kemampuan kognitif dan menggunakan tes disebut untuk mengukur IQ dewasa, mereka menemukan hubungan antara pembengkakan periodontal dan skor IQ. Bahkan, peserta dengan peradangan gusi sembilan kali lebih besar kemungkinannya untuk mendapatkan nilai rendah daripada mereka yang tidak memiliki masalah kesehatan mulut. Gingivitis dan penyakit gusi lanjut juga terhubung dengan fungsi kognitif yang buruk dan kesehatan, bukan hanya di usia lanjut, tapi sepanjang masa dewasa.

Mengurangi Masalah Seksual
Tidak menggosok gigi benar-benar dapat mengganggu kehidupan seks Anda. Kita tidak hanya berbicara mengenai bau mulut. Sebuah penelitian di Inggris menunjukkan bahwa penyakit gusi dan disfungsi ereksi sangat terkait. Empat dari lima orang dalam studi dengan disfungsi ereksi parah juga memiliki penyakit gusi. Sekelompok penelitian lain memiliki temuan yang serupa, lebih dari 15 persen laki-laki yang mereka teliti dengan moderat disfungsi ereksi juga memiliki penyakit gusi kronis.
Mengapa kedua kondisi ini terkait? Bakteri mulut yang diakibatkan dari kurangnya sikat gigi, ditambah dengan plak dapat memasuki aliran darah. Hal ini menyebabkan pembuluh darah menjadi lebih sempit, pembuluh darah yang diperlukan untuk menyediakan darah untuk ereksi yang normal.
Selain itu, menyikat gigi juga dapat meningkatkan jumlah sperma laki-laki. Sebuah kelompok riset terpisah menemukan bahwa dari 56 subjek laki-laki yang diteliti, lebih dari 50 persen pria dengan jumlah sperma rendah atau tidak ada sama sekali juga memiliki penyakit gusi. Laki-laki tanpa sperma sama sekali, setengah dari mereka memiliki penyakit periodontal kronis.

Silahkan memberikan komentar, saran atau pertanyaan. Komentar Anda akan melalui proses moderasi oleh Admin.
EmoticonEmoticon